Hitung Sehat

Denyut Jantung Maksimal: Rumus Tanaka dan Contohnya

Bagaimana cara menghitung denyut jantung maksimal dengan rumus Tanaka? Pelajari langkah hitungnya, contoh usia 30 tahun, dan hubungannya dengan zona latihan.

Pengertian

Denyut jantung maksimal adalah perkiraan jumlah denyut tertinggi per menit saat berolahraga sangat berat. Angka ini dipakai sebagai dasar untuk menentukan zona latihan, yaitu rentang intensitas dari ringan sampai berat. Denyut maksimal sebenarnya berbeda pada tiap orang, dan perkiraan dari usia bisa meleset cukup jauh. Orang dengan penyakit jantung sebaiknya bertanya ke dokter sebelum latihan berat.

Rumus

Rumus Tanaka: denyut maksimal = 208 - 0,7 × usia. Zona latihan = persentase × denyut maksimal.

Cara menghitung

  1. Catat usia dalam tahun.
  2. Kalikan usia dengan 0,7.
  3. Kurangi 208 dengan hasil tersebut.
  4. Kalikan hasilnya dengan persentase zona yang ingin dipakai.

Contoh perhitungan

Cara menghitung denyut jantung maksimal untuk usia 30 tahun. Denyut maksimal = 208 - 0,7 × 30 = 208 - 21 = 187 denyut per menit. Jika batas zona ringan dihitung 60 persen, hasilnya 0,6 × 187 = 112 denyut per menit. Angka ini perkiraan, dan denyut jantung nyata bisa lebih tinggi atau lebih rendah. Zona latihan dihitung dari angka ini, sehingga kesalahan kecil pada denyut maksimal ikut memengaruhi zona.

Kesalahan yang sering terjadi

Pertanyaan umum

Bagaimana pengaruh usia pada denyut jantung maksimal?

Denyut maksimal umumnya menurun seiring bertambahnya usia, sehingga rumus memasukkan usia sebagai faktor utama.

Apakah rumus Tanaka lebih akurat daripada 220 dikurangi usia?

Rumus Tanaka dibuat dari hasil banyak studi, sehingga sering dianggap lebih baik. Meski begitu, hasilnya tetap perkiraan untuk tiap orang.

Apa itu zona denyut jantung?

Zona adalah rentang denyut jantung dari ringan sampai berat, dihitung sebagai persentase dari denyut maksimal.

Apakah denyut maksimal bisa dipakai untuk semua orang?

Perkiraan ini bisa kurang tepat pada sebagian orang. Jika punya penyakit jantung atau ragu, konsultasikan ke dokter.

Hitung sendiri

Hasil ini estimasi untuk perencanaan. Hasil ini tidak dimaksudkan sebagai diagnosis. Untuk keputusan kesehatan, konsultasikan ke dokter, bidan, atau tenaga kesehatan.

Rumus Tanaka berasal dari Tanaka, Monahan, dan Seals (2001) di Journal of the American College of Cardiology.

Istilah terkait

Ada yang belum tersedia?

Kalau ada kalkulator atau fitur kesehatan yang Anda butuhkan, tulis permintaannya.